Kesehatan

Cedera ACL Pada Anak: Biaya, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Kisaran biaya operasi lutut acl hingga saat ini menjadi pertanyaan klasik yang sering ditanyakan. Terutama bagi kalangan orang tua yang anaknya menjadi atlet. Apakah biaya operasi untuk anak berbeda dengan usia dewasa atau lansia? Untuk mengetahui jawaban selengkapnya, mari perhatikan ulasan mengenai biaya operasi ACL pada anak, penyebab, gejala dan pengobatannya,

Berapa biaya operasi ACL pada anak?

Seperti diketahui perbedaan biaya operasi cedera acl pada anak sangat beragam. Hal tersebut tergantung dari jenis layanan dan rumah sakit yang Anda pilih. Di Indonesia sendiri, harga operasi ACL dimulai dari harga kurang lebih Rp.18 jutaan hingga puluhan juta. Namun, jika Anda ingin mencoba second opinion di Malaysia, operasi ACL dimulai dari harga Rp. 53 jutaan.

Mengapa anak-anak sering mengalami cedera ACL?

Berbicara cedera ACL, sebenarnya cedera ini bisa mengenai siapa saja. Baik usia anak- anak hingga lansia. Namun, sebagian besar cedera ini terjadi pada anak-anak. Kondisi terjadi karena mereka dalam masa pertumbuhan dan selalu ingin tahu. Pada anak-anak yang memasuki usia remaja, mobilisasi harian mereka cukup tinggi. Karena pada usia tersebut, anak akan sering bermain atau berolahraga.

Penyebab anak-anak mengalami cedera ACL

Berikut penyebab cedera ACL pada anak-anak:

  • Olahraga dengan gerakan yang kurang tepat. Biasanya olahraga yang berisiko menimbulkan cedera ACL adalah sepak bola, voli, basket.
  • Terjatuh saat berolahraga.
  • Kontak fisik saat berolahraga.
  • Mendarat setelah melompat dengan sudut yang tidak tepat.

Gejala cedera ACL pada anak

Berikut tanda dan gejala yang bisa Anda lihat ketika anak mengalami cedera ACL:

  • Mengeluh sakit parah atau nyeri hebat sehingga mengganggu aktivitas berjalan.
  • Terdengar suara letupan saat lutut mengalami cedera.
  • Kestabilan lutut terganggu.

Tes yang dibutuhkan untuk mengetahui kondisi cedera ACL pada anak

Untuk memastikan kondisi cedera ACL pada anak, dokter membutuhkan waktu 7-10 hari. Hal ini agar dokter dapat memantau kondisi robekan ACL. Sambil menunggu hasil tersebut, biasanya dokter menyarankan untuk tes berikut:

  • Tes radiografi lutut anak. Hal ini dilakukan agar dokter dapat menggali informasi lebih dalam mengenai penanganan lanjutan.
  • Pemindaian MRI untuk mengetahui kejelasan kondisi robekan ACL.

Pengobatan cedera ACL anak

Untuk pengobatan cedera ACL pada anak dibagi menjadi dua sebagai berikut.

  1. Terapi fisik untuk cedera ACL

Jika cedera yang dialami anak dalam kategori ringan, kemungkinan tidak perlu operasi. Biasanya rumah sakit orthopedi ternama akan mengajarkan latihan untuk memperkuat otot. Dokter orthopedi juga melarang anak-anak untuk melompat, bermain di permukaan yang kurang rata, dan berputar. Hal tersebut untuk menghindari cedera yang lebih serius.

  1. Operasi

Tindakan operasi ACL pada anak biasanya dilakukan jika kondisi cedera terlalu parah. Selain itu, apabila terapi fisik tidak membuahkan hasil. Tujuan dilakukannya operasi agar pertumbuhan anak tidak terganggu. Selama proses pembedahan, biasanya dokter orthopedi melakukan cangkok tendon. Dokter orthopedi akan mengambil tendon hamstring untuk merekonstruksi bagian ACL. Kemudian pada bagian tulang paha dan tulang kering di bor untuk membuat lubang kecil. Lubang tersebut sebagai lubang untuk ligamen baru.

Sebelum operasi di Malaysia, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan DOKTER.My terlebih dahulu. Startup ini tengah bermitra dengan rumah sakit orthopedi ternama di Malaysia. Nantinya Anda akan dipandu dengan baik selama proses perawatan.